Home Terbaru BNN-Polri Bekuk Buron Kartel Narkoba Meksiko di Filipina, Segera Dibawa ke Indonesia

BNN-Polri Bekuk Buron Kartel Narkoba Meksiko di Filipina, Segera Dibawa ke Indonesia

Berita May 17, 2024 Waktu 1:52 am WIB Terbaru

TEMPO.CO, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) dengan Divisi Hubungan Internasional Polri dan juga serta kepolisian Filipina menangkap buron kartel narkoba Meksiko, Gregor Johann Haas. Pria berkewarganegaraan Australia yg diduga kerap menyelundupkan narkoba di wilayah Asia itu ditangkap di Cebu, Filipina, pada Rabu, 15 Mei 2024.

Kepala Biro Humas dan juga serta Protokol BNN, Brigadir Jenderal Sulistyo Pudjo Hartono, menjelaskan Gregor saat ini masih ditahan di Filipina. Tapi, Ia mengatakan hendak segera menjemput buron itu ke Indonesia. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan dan juga serta mengungkap jaringannya di Indonesia,” ungkap Ia saat ditemui di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 16 Mei 2024.

Menurut Pudjo, usaha menjemput Gregor ke Indonesia saat ini sedang dikoordinasikan dari pimpinan BNN dengan aparat terkait, yaitu berasal dari aparat penegak hukum Filipina dan juga serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Filipina. “Segera kami hendak bawa ke Indonesia yg bersangkutan,” kata dia.

Dari info yg didapatkan Tempo, Gregor Johann Hass memiliki identitas samaran, yaitu Fernando Tremendo Chimenea. di dalam identitas palsu itu, Ia mengaku berkebangsaan Spanyol dan juga serta lahir pada 18 November 1988. Identitas ini berbeda dengan paspornya atas nama Gregor Johann Haas, yg tertulis lahir pada 23 Maret 1978.


Scroll Untuk Melanjutkan

Di Indonesia, Gregor bertempat tinggal di Gili Trawangan, Lombok Utara. Kasus penyelundupan narkoba yg dilakukan dari Gregor di Indonesia terjadi pada 5 Desember 2023 dengan barang bukti sabu 5 kilogram. Pudjo menyebutkan masih menyelidiki Gregor yg memiliki jaringan di luar Indonesia.

“Tapi kami belum dapat ungkap secara umum karena ini masih menyangkut jaringan yg tidak cuma di Indonesia tapi serta di tempat yg lain seperti negara asal dan juga serta tempat ditangkapnya,” kata dia.

Pilihan Editor: Bima Arya Sebut Depok Panas, Mohammad Idris : Perubahan Iklim

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video pilihan berikut ini: